Untuk kita

Kamis, 05 Maret 2020

Sudah tahu, semenjak itu, banyak ragu dan tidak mau
Menutup diri terhadap segala hal yang "berkaitan"
Lebih senang sendiri dan berteman-teman

Semua jadi beda, engga sesuai awal alurnya
Semenjak lama mengenalnya, semenjak ada kehadirannya
Semenjak terus ada, selalu ada, berusaha ada sampai aku gabisa lari dari segala macam hal2 yang berkaitannya

Terkukung dalam bentuk perasaan yang entah apa. Nyaman, tapi sepertinya bukan sayang
Senang entah sebab apa aku ga tahu juga
Aku suka begini saja, entah kamu bagaimana
Aku ga menuntut apa-apa, semoga kamu juga

Dibuang sayang


Selasa, 18 Februari 2020

"aku ingat...
aku pernah bilang kepadanya jika ada yang menyakitinya,
maka orang itu akan hilang. Jika orang itu adalah aku,
maka aku pun harus hilang "

 ----------------------------------



(Milea: Suara Dari Dilan)

HAYOOO

Senin, 10 Februari 2020

Apa yang akan kamu rasakan?

Ketika kamu berhasil membuat seseorang meninggalkan pasangannya,
tetapi kamu tidak tahu bahwa seseorang itu diam-diam sedang menyesali,
mati-matian meminta kembali namun yang ditinggalkan sudah tidak inginkan lagi.

Kamu dipertahankan sebagai pilihan. bukan tujuan.

Bagaimana rasanya, jika tahu?




– farichatus.s
Sebelum makan siang, Jakarta

aku diam. kamu diam. 

tapi kita sepakat berjuang.


farichatus.s

Anda itu siapa?

Rabu, 22 Januari 2020

Setuju atau tidak, nyatanya wanita itu adalah anda. saya engga bisa membenci, saya juga engga bisa menyukai.
Anda telah nyata membuat saya merasakan perasaan paling hina. Merebut kebahagiaan dengan semena-mena dan mencaci sang pemiliknya, lalu anda tersenyum bangga akan kemenangan dan pura-pura engga tahu atas apa yang dilakukan.

Anda, adalah orang yang pernah membuat saya gila. Harga diri terinjak sedemikian rupa, dibiarkan luka batin menyelimuti disetiap detik pikiran saya. Teriak yang engga tahu karena apa, menangis yang engga tahu kapan ujungnya.

Anda, adalah wanita paling jahat yang pernah saya rasa. Menciptakan permainan serta drama yang sangat manis untuk dinikmati manusia-manusia di luar sana. Terarah, teratur, dan terlalu bodoh saya mempercayai segalanya.

Engga Sopan

Senin, 20 Januari 2020

Silahkan pergi, jika memang tidak ada keinginan untuk melanjutkan cerita lagi. Tapi jangan tanya aku lagi, karena jelas mulut dan hati ga akan satu frekuensi. Aku percaya laki-laki lebih pandai menimang pertimbangan dan menentukan tujuan. Aku tak akan membicarakan "pilihan" meski nyatanya Pergi atau Tidak, ini sama saja dengan pilihan. Untukku sekarang, aku tujuanmu apa bukan? tentukan yang benar-benar.

Dipertahankan atau ditinggalkan; dua hal yang yang keduanya aku yakin mampu bahagia.
Bersamamu atau tidak, dua hal yang keduanya aku mampu melakukannya.
Pada waktunya, aku akan sangat bersyukur dengan segala tujuan yang berani kamu utarakan.

Jadi,  jangan diam. engga sopan.
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS