Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan

Kembali Membiru

Kamis, 06 Desember 2018


Tahun itu, pernah kacau. Sering jadi kosong. Saat yang seperjuangan sibuk mencari damainya ilmu akhirat, aku? masih saja sibuk dengan segala kerumitan urusan dunia.
Lalu netes. “enak ya, punya banyak waktu luang” pikirku saat itu. Aku lagi-lagi menyalahkan keadaan kan kalo kayak gitu? hahaha. Padahal akunya saja yang tidak bisa membagi waktu. (aku memang selalu punya seribu alasan untuk membela diri sendiri hm)
Pada puncak kesibukanku, aku juga mengalami kehilangan yang besar. Sangat besar.
Disitu, aku mengalami puncak penyesalan.

Kamis, 01 November 2018

jangan berekspektasi, nanti sakit lagi

aku, kepada aku.

Hello lagi

Kamis, 30 Agustus 2018

HELLLOOOOO...
Tidak terasa banget sudah 1 tahun lebih ga nulis. Sedih,lumayan wkwk

Aku sudah lama banget tidak memposting apapun di blog tuh karena ternyata 2 tahun belakangan ini aku super sibuk haha. Serius. Banyak kegiatan yang aku lakuin ternyata. Aku sudah mulai kuliah dan bisnisku Alhamdulillah sudah mulai jalan, belum lagi aku juga masih berstatus sebagai karyawan. Terus aku juga sering ikut kegiatan-kegiatan di waktu senggangku. Sekarang pun kegiatanku ga jauh berbeda dari setahun yang lalu. masih 'lumayan' sibuk.......

Jadi, begini... Aku di Jakarta punya keinginan untuk bener-bener maksimalin setiap detik waktuku. Aku akan merasa sia-sia kalau waktu luangku cuma aku lakuin buat tiduran sampai siang atau aku lakuin cuma buat nonton youtube. Wasting time buat aku..  tapi bukan berarti ga boleh santai-santai atau hangout yaa.. aku juga sering kok main sama temen sekedar makan atau yang sampai nginep gitu.
“Pokoknya selama di Jakarta aku harus bisa bagi waktu. Pokoknya aku harus maksimalin waktuku. Mumpung semuanya mudah. Mumpung masih muda. Aku harus mengeksplore diriku sendiri. Keluarin semua potensi diri. Coba aja dulu, kalau gagal kan bisa cari jalan lain. Yang penting tujuannya sama, ga cuma buat dunia.” – begitulah kira-kira.

Aku merasa Jakarta itu mudah, sayang kalo ga dimanfaatkan. Mau kemana saja mudah, tinggal pesan aplikasi ojek online, beres. Pokoknya lu bisa jadi apa aja di Jakarta deh. Nakal gampang banget, jadi baik juga gampang. Aksesnya banyak. Di Jakarta hitam dan putih keliatan banget dan aku masih berupaya agar ga cuma jadi abu-abu aja.

Jadi, begitulah. aku sedang berupaya, selagi di Jakarta. kan ga selamanya disini kan(?), mungkin.


Jadi, sekian dulu curhatan di pagi-pagi hari yang gaje ini haha.
Btw, ini aku lagi di Bogor. Lagi ada meeting project. Sampai jumpa lagi.. semoga setelah ini makin rajin nulis lagi.

#1Day1Dream Tugas Akhir Pasti Berakhir

Jumat, 02 Januari 2015


     Mungkin di sekolah lain siswi STM tingkat akhir gini hanya sampai di kelas 3 tapi beda dengan sekolahku, anti mainstream. Sekolahku sampe 4 tahun dan di tahun terakhir inilah setiap siswa wajib menyelesaikan bejibun tugas biar bisa lulus. Mulai dari laporan magang yang halamannya sampe berlapis-lapis setebal kamus besar bahasa Indonesia, laporan-laporan praktikum per mata pelajaran yang memang udah jadi makanan sehari-hari sejak awal semester 1, belum lagi tugas-tugas yang lainnya yang gak bisa dicicil di rumah, yaitu praktek lapangan.  Dimana ketika itu, aku ga akan lagi bergantung pada icon “undo” bila terjadi kesalahan, ga bisa mengandalkan icon “save” juga ketika waktu pelajaran usai tapi praktek belum kelar. Lumayan bikin geregetan kalo praktek udah mau selesai tapi waktu mapel udah habis, mau gak mau harus kumpul alat dan bongkar apa yang sudah dikerjakan tadi. Oke mulai dari nol lagi buat pertemuan selanjutnya. Tapi gaes, dari sekian banyaknya tugas hanya satu yang bikin semua siswa tingkat akhir kalang kabut yaitu TAS (Tugas Akhir Study). Layaknya anak-anak kuliahan dan itu membuat para pejuang TA 2015 salah satunya aku tidak memiliki waktu lagi untuk bersantai. Setiap harinya berasa dikejar-kejar sebuah tanggal yang menjadi patokan berakhirnya tugas itu dikumpulkan. That’s why i usually meet deadline in my life.

     Semingguan ini aku merasa bumi begitu cepat berotasi dan aku merasakan deadline semakin kuat menarikku kedalam semangat yang membara *apasih ini. Semangat untuk segera menyelesaikan TAS, karena aku berharap TA ku bisa kelar sebelum deadline yaitu tanggal 10 Januari 2015. Buat memulai mengerjakan TA itu gak gampang dan butuh niat, nah ini yang susah kadang perlu pengumpulan niat dulu selama sejam misal facebookan dulu, ngeblog dulu (kayak gini nih) atau bisa juga foto-foto dulu ( Kalo ini aku doang sih kayaknya). Karna TA juga pola makanku jadi ga teratur jadi tambah buanyak yang awalnya sehari makan 4 kali, sejak ngerjain TA sehari ini bisa sampe 6 kali plus cemilan-cemilannya. Gak cuma itu TA juga bikin seseorang berasa jadi monster, kadang mandi cuma sekali, sisiran sehari sekali kadang juga udah lupa otak ditaruh dimana masih di kepala atau udah pindah di kaki, mengerikan. Daan  Look! Kini kantung mataku berkantung (gapenting).

     Mewujudkan impian emang gak semudah ngedipin mata, perlu kerja keras dan juga doa. Pengorbanan juga perlu, kayak aku nih 2 minggu yang harusnya liburan tengah semester aku bela-belain berangkat ke sekolah buat nyicil TA bareng temen-temen yang lain. Berharapnya dengan begitu Tugas Akhirku bisa selangkah lebih cepat kelar hehe pokoknya keep calm tugas akhir pasti berakhir kok :D

Tulisan ini diikutsertakan dalam #ProjectKK #1Day1Dream
oleh Kancut Keblenger Komunitas Blogger Indonesia.

di usia senjaku..

Sabtu, 13 September 2014

Dewasa adalah pilihan tapi menjadi tua itu pasti dan aku tahu pasti ada masanya dimana wajahku akan nampak garis-garis tegas berkeriput. Kulit tak sekencang dan sekenyal dulu. Mata mulai kesulitan membedakan warna, dan beberapa metamorfosa lainnya yang terlalu banyak jika  kujelaskan satu persatu. Saat itulah aku bisa merasakan bahwa tubuh ini cukup lama mengarungi lika-liku kehidupan, semakin renta dan ada saatnya untuk beristirahat.

Yah, ketika membayangkan masa senjaku, pikiranku  melayang-layang mulai membentuk angan-angan. saat masa itu tiba, Aku ingin berada di tengah-tengah keluarga yang harmonis. anak-anakku, cucu-cucuku semua berkumpul di dalam naungan yang sama. Saling berbagi cerita, tawa dan canda. apabila sore tiba rumah telah rapi dan pelataran telah bersih tersapu, aku bersama keluarga besarku berkumpul bersama di teras dan lagi-lagi dalam naungan yang sama. Saling berbagi cerita dan menikmati senja bersama.

Aku.. bersama kamu, duduk di kursi rotan sembari menyeruput secangkir susu cokelat kental. Mendengarkan lagu-lagu masa muda dan bernyanyi bersama. Tanganku masih hangat kau genggam, kau rangkul tubuhku yang semakin rapuh dengan begitu eratnya sekan menandakan “kalaupun nantinya akan ada yang tiada, kita akan tiada bersama-sama”. aku memalingkan pandanganku ke arahmu yang sedari tadi merangkul erat tubuhku. Kabur sekali. Wajahmu sangat sulit aku tangkap dengan indra penglihatanku. Mungkin penglihatanku memang sudah tak sejelas dulu. Aku kembali mengucek mataku, hanya bayang-bayang. Kini tak hanya wajahmu saja yang sulit aku lihat, tapi tubuhmu juga demikian. rangkulan tanganmu mulai mendingin, tak kurasakan kehangatan. Dan aku dapati tanganmu memang tak lagi merangkul tubuh rentaku ini. Aku tak mengerti.. senja yang indah kini berubah menjadi kekhawatiran, kehilanganmu. Aku kembali menoleh ke arah mu, dan terlambat. Tak kudapati lagi  kamu di sampingku.. aku kembali menyeruput secangkir susu cokelat kental yang sudah mendingin. Terjadi percakapan sederhana antara aku dan air mata , “ bersamamu di usia senjaku. Mana bisa?” bersama lembutnya angin sepoi, kututup mataku dan aku mulai nyaman dengan peristirahatanku.
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS