I LOVE YOU EVERY WAY YOU ARE

Minggu, 29 September 2019

underestimate sama diri sendiri.
jangan begitu, ga baik.
tetaplah menjadi semenyenangkannya kamu
kapan-kapan jika lagi. jangan lagi2. kalo memang iya. ya ga gini.
pokonya tetap happy! jangan sungkan sama diri sendiri
I LOVE YOU EVERY WAY YOU ARE
menjadi-jadi gitu lo. kan banyak yang belum?
siap2! tempat raksasa siap menampungnya
nanti kaget! liat saja. nanti tertawa. kenapa bisa, ya?
kapan2 cari tau, banyak hal yang belum tau.
nanti dibantu. sama siapa? sama yang segalanya bisa
I LOVE YOU, AKU.

#CurhatOlshop ~ farivahijabku

Kamis, 12 September 2019

Aku manusia yang paling gabisa dikritik, baca review buruk customer aja suka sampe kepikiran dan haduhhh kudu gimana ini? terus kebingungan sendiri dan maksain keadaan kudu jadi yang terdebest! padahal mau semaksimal apapun ngasih kualitas, review buruk tetap gabisa dihindari wakakakk.

Aku juga manusia yang paling gabisa diatur, ntah ya.
Aku gasuka aturan yang mengikat begitu. Aku suka bebas ngapain aja asal tetap dalam batasnya. Bahkan dalam hal berbisnis Aku jarang sekali mengingatkan penjahit, tukang potong kain atau bagian packaging jika mereka ada salah jahit, salah potong atau salah kirim.
Karena Aku ngerasa mereka udah punya standar dalam pekerjaan mereka. dan... Aku kerja pake hati. Aku gatau ini kelebihan atau kekurangan, tapi yang Aku dapetin justru mereka seperti menghidupkan bisnisku. Aku ga perlu nyuruh mereka, mereka udah inisiatif sendiri dan tau keinginanku seperti apa. Akan muncul rasa gaenak jika mereka bikin salah. Dan itu sudah sangat-lebih-dari-cukup, buat Aku.
Dan... jika sekali aku mengingatkan, mereka udah seolah ini peringatan untuk kedepannya dan seluruhnya. Aku memang ga pernah marah yg gimana2 sama mereka hahahahaha

Kamu datang, bersama senyuman yang dulu sempat kamu bawa pulang. Aku yang sedari tadi mengamati, bingung; untuk apa? sedang sekarang sudah tidak ada lagi hal yang perlu dibenahi dan dikoreksi. atau.. ada sesuatu yang masih ingin kamu bawa pulang lagi?

Adalah aku, katamu kemudian.
Lantas buat apa membawa pulang seseorang yang sudah lama sekali kamu lepaskan dan campakkan? yang bahkan sesekali kamu tengok keadaanya pun.. enggak. Kamu sudah bahagia, sedang aku hancur, riuh, berserakan–saat itu, tidak sekarang.

Sampai sekarang kamu memang masih menjadi pertanyaan. Pertanyaan yang aku sudah ga butuh jawaban.
Sampai hari ini, semuanya terasa sangat sesak jika aku berusaha mengingat. Memang alangkah baiknya, kamu tidak perlu menampakkan diri lagi. Biar aku sunyi, sendiri dan happy.

Heu~

Sabtu, 24 Agustus 2019

Rasanya sangat dihargai itu menyenangkan. Rasanya sangat dijaga itu menenangkan.
Ada banyak hal yang terlewatkan hingga Seseorang meninggalkan hanya karna merasa terkekang.
Mungkin kurang sabar, kurang mengerti juga bahwa itu wujud dari rasa memiliki dan menyayangi.
Hingga kini, Seseorang menjadi tersadar; bahwa yang demikianlah yang Ia butuhkan.

Hai, Seseorang.
Ini bukan soal penyesalan, ini pembelajaran.
Tetap happy ^^

Yang lalu

Selasa, 25 Juni 2019

Yang lalu, pernah menjadikanku tujuan meski pada akhirnya harus dipisahkan dengan cara yang tidak kita inginkan. Setidaknya pernah menjadi orang yang begitu diperjuangkan, pun kamu. Pernah juga menjadi yang nomor satu dan satu-satunya, pun kamu. Seenggaknya aku telah diizinkan untuk mengenal dekat kamu, pun kamu begitu.

Sia-sia bukanlah kita.
Mari merayakannya,
Sebuah perpisahan yang memang patut disambut bahagia–kita berdua.
Tak ada keburukan yang terasa, kebaikanlah yang tersisa.
Berdamailah, berbahagialah, Kita.

Begini, Cukup

Kamis, 20 Juni 2019

Terimakasih telah bersedia memeluk hangat setiap sambatanku,
menggenggam tenang, menyambutnya senang.
Menjadilah seperti itu, tapi bukan hanya di depanku. Bukan hanya untuk menyenangkanku.
Menjadilah seperti itu, karena itu kamu. Aku ingin tetap mengenalimu begitu.
Meski waktu terus bergerak maju dan  bersamanya kita belum tentu selalu.

Aku menyukaimu, yang begini saja.
Cukup, selalu lebih dari cukup.


Riuh

Senin, 10 Juni 2019

Lepaskan saja semua, jangan ada yang tersisa
Hancurkan saja. Leburkan saja
Sampai lelah. Sampai menyerah
Sampai merasa tidak ada lagi yang bersalah
Menggelap
Menghilang terang
Mengubur senang
Menjadi usang
Tak terawat
Sia-sia

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS